Shock Absorber : Fungsi, Cara Kerja dan Tanda Kerusakannya
Tanda ini mungkin jarang disadari pengendara karena jarang mengecek kondisi mobil. Peredam kejut yang rusak biasanya juga ditandai dengan adanya kebocoran gas atau oli hidrolik.
Untuk mencegahnya sebaiknya Anda melakukan pengecekan pada peredam kejut secara rutin. Jika, terdapat bekas kebocoran sebaiknya Anda segera membawanya ke bengkel resmi agar diperbaiki.
3. Terjadi Keausan yang Tidak Merata di Bagian Ban
Kerusakan peredam kejut juga dapat ditandai dengan munculnya keausan di bagian ban mobil yang terlihat tidak merata. Tanda ini dapat terjadi karena peredam kejut tidak bekerja dengan baik.
Sehingga membuat roda mudah memantul ke atas dan ke bawah saat melewati jalan rusak. Menjaga kondisi shock absorber sangatlah penting karena berkaitan dengan kenyamanan saat berkendara.